Hukum & KriminalPusat & Daerah

Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas di Pagar Alam, Kapolda Sumsel Tekankan Pencegahan Sebagai Tolok Ukur Keberhasilan Tugas

4
×

Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas di Pagar Alam, Kapolda Sumsel Tekankan Pencegahan Sebagai Tolok Ukur Keberhasilan Tugas

Sebarkan artikel ini

*PAGAR ALAM* — bengkulu.rakyat45.com- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan terus memperkuat sinergitas dengan berbagai elemen masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban. Hal ini ditegaskan langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, saat memimpin Apel Sabuk Kamtibmas yang digelar di Lapangan Mapolres Pagar Alam, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai tokoh agama, pemuda, dan masyarakat setempat.

Dalam amanatnya, Irjen Pol Sandi Nugroho membawa paradigma baru terkait filosofi penegakan hukum dan pengamanan wilayah. Ia menegaskan bahwa tolok ukur kesuksesan kepolisian kini bukan lagi dihitung dari seberapa banyak kasus kejahatan yang berhasil diungkap, melainkan dari seberapa efektif kejahatan tersebut dapat dicegah sedari dini.

“Kita tidak lagi sekadar bangga karena dapat mengungkap kasus kejahatan. Kebanggaan yang sebenarnya adalah ketika kita mampu mencegah kejahatan tersebut terjadi melalui edukasi dan perubahan pola pikir. Bangunlah komitmen bersama yang kokoh, jangan biarkan segala bentuk gangguan keamanan terjadi di Kota Pagar Alam,” tegas Jenderal Bintang Dua tersebut di hadapan peserta apel.

Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan seluruh personel Polres Pagar Alam untuk senantiasa hadir dan peka terhadap keluhan masyarakat. Ia mengibaratkan bahwa dalam menjaga harmoni wilayah, Polri tidak membutuhkan sosok pahlawan super tunggal layaknya *Superman*, melainkan membutuhkan sebuah *Super Team* yang diisi oleh kolaborasi lintas sektoral.

“Berikan pelayanan yang cepat, profesional, humanis, serta berkeadilan. Jangan pernah lupa bahwa juragan kita adalah rakyat. Polri berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” tambah Irjen Pol Sandi Nugroho. Ia juga menyoroti bahwa potensi besar Pagar Alam di sektor pertanian dan pariwisata hanya akan tumbuh pesat jika ditopang oleh situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.

Menyambung ketegasan pimpinan, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, memberikan penekanan bahwa Apel Sabuk Kamtibmas ini adalah wujud nyata dari upaya membangun benteng pertahanan sosial di daerah.

“Sesuai arahan Bapak Kapolda, Sabuk Kamtibmas ini bukan sekadar program atau slogan seremonial, melainkan ikatan nyata antara Polri, pemerintah daerah, dan warga. Kolaborasi solid Forkopimda dan elemen masyarakat hari ini menjadi bukti bahwa kita semua sepakat untuk merapatkan barisan, menutup rapat segala celah kejahatan, serta menolak segala bentuk provokasi yang ingin memecah belah kerukunan di Bumi Besemah,” papar Kombes Pol Nandang.

Pada akhirnya, perhelatan Apel Besar Sabuk Kamtibmas di Pagar Alam bukan hanya sebatas baris-berbaris atau adu kedisiplinan, melainkan sebuah ikrar kolektif untuk merawat peradaban. Melalui perpaduan antara kerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas dari seluruh elemen penegak hukum dan warga sipil, cita-cita untuk mewujudkan Kota Pagar Alam yang tidak hanya aman, namun juga membahagiakan serta menyejahterakan warganya, selangkah lebih dekat menjadi nyata. Sebuah komitmen yang akan terus berdenyut seiring dengan semangat yang senantiasa digelorakan: *“Nyago Bumi Sriwijaya, Nyago Kota Pagar Alam, Aman Bae!”*(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *