Rakyat45.com, Kaur – Pemerintah Kabupaten Kaur kembali mengaktifkan Lapangan Futsal yang berada di kawasan Taman Bhineka sebagai bagian dari upaya menghidupkan fasilitas olahraga daerah. Peresmian dilakukan pada Kamis (2/4/2026) dan menjadi simbol dimulainya kembali pemanfaatan sarana publik yang sempat tidak optimal digunakan.
Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid yang mewakili Bupati Kaur Gusril Pausi. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, mulai dari Asisten I, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), hingga unsur kecamatan dan desa setempat.
Kehadiran berbagai unsur pemerintahan ini menunjukkan bahwa pengaktifan kembali fasilitas olahraga bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari agenda strategis daerah dalam mendorong aktivitas positif masyarakat, khususnya kalangan muda.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Hamid menyoroti kondisi lapangan futsal yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Ia menilai, keberadaan fasilitas publik yang tidak digunakan secara optimal justru menjadi potensi yang terbuang.
“Selama ini lapangan futsal ini kurang dimanfaatkan. Untuk itu, hari ini kita manfaatkan kembali agar menjadi sarana olahraga, pembinaan pemuda, serta wadah kegiatan positif masyarakat Kabupaten Kaur,” ujarnya.
Menurutnya, pengaktifan kembali lapangan futsal ini diharapkan mampu menjadi ruang baru bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga. Selain itu, fasilitas ini juga diharapkan menjadi pusat kegiatan sosial yang sehat dan produktif.
Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pendekatan nonformal, salah satunya lewat olahraga.
Menariknya, proses rehabilitasi lapangan futsal tersebut tidak sepenuhnya menggunakan anggaran daerah. Revitalisasi fasilitas ini terlaksana berkat dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Telkom Indonesia dan Telkomsel wilayah Bengkulu.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta ini dinilai menjadi contoh sinergi yang efektif dalam pembangunan fasilitas publik. Dengan dukungan CSR, lapangan futsal yang sebelumnya kurang layak kini kembali dapat digunakan dengan kondisi yang lebih baik.
Pemerintah Kabupaten Kaur pun menegaskan bahwa pengelolaan fasilitas ini tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Untuk itu, pengelolaan resmi diserahkan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kaur sebagai leading sector.
Dispora diharapkan mampu mengelola lapangan futsal tersebut secara profesional, mulai dari penjadwalan penggunaan, perawatan fasilitas, hingga pengembangan program pembinaan olahraga.
Selain itu, pengelolaan yang baik juga diharapkan dapat membuka peluang bagi munculnya kegiatan olahraga rutin seperti turnamen lokal, pelatihan atlet, hingga kompetisi antarwilayah.
Kegiatan peresmian sendiri berlangsung dengan penuh antusiasme dari para undangan dan masyarakat yang hadir. Acara dipandu oleh MC Hesy dengan dukungan tim protokol, menciptakan suasana yang tertib namun tetap meriah.
Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni pembukaan fasilitas, tetapi juga menandai kebangkitan kembali sarana olahraga daerah yang sempat terabaikan. Pemerintah daerah berharap langkah ini dapat menjadi pemicu bagi revitalisasi fasilitas publik lainnya.
Lebih jauh, pengaktifan kembali lapangan futsal ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang, terutama dalam menciptakan generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi.
Wakil Bupati Abdul Hamid juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah disediakan. Tanpa kesadaran kolektif, fasilitas yang telah diperbaiki berpotensi kembali terbengkalai.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara bertanggung jawab.
Dengan diresmikannya kembali Lapangan Futsal Taman Bhineka, Pemerintah Kabupaten Kaur menaruh harapan besar terhadap peningkatan aktivitas olahraga di tengah masyarakat. Selain menjadi sarana rekreasi, fasilitas ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial dari daerah.
Upaya ini sekaligus mempertegas bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pengembangan ruang-ruang publik yang mendukung kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menghadirkan fasilitas yang tidak hanya dibangun, tetapi juga dikelola dan dimanfaatkan secara berkelanjutan demi kemajuan Kabupaten Kaur.***












